Monday, October 03, 2005

Sebuah catatan bagi para Ikhwan

Suara Hati Para Akhwat

Apa kabar calon suamiku? Di mana kau sekarang? Apa yang sedang kau lakukan saat ini? Semoga Allah senantiasa merahmatimu, membimbing, melindungi, dan memayungimu dengan payung hidayah-Nya.

Calon suamiku.......
Setiap usai sholat, aku senantiasa berdo’a, agar Allah mempermudah dan meringankan langkah kita untuk menggenapkan dan menyempurnakan dien kita, serta untuk menunaikan satu sunnah Rasul-Nya yang begitu agung dan mulia.

Calon suamiku.......
Secara fisik aku telah lelah mencarimu, tapi batin ini akan tetap setia menunggumu hingga engkau datang menjemputku untuk mengayuh bahtera rumah tangga. Aku yakin engkau akan selalu berusaha untuk menjadi suami yang menjagaku, melindungiku, dan menjadi ayah tauladan bagi anak-anak kita kelak. Aku tahu dalam berumah tanggga tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, aku yakin engkau dapat melakukan yang terbaik bagiku dan bagi anak-anak kita nanti. Begitu pula sebaliknya aku akan berusaha menjadi istri yang membahagiakan suami, menjaga kehormatanmu, hartamu, dan menutupi aibmu. Aku pun akan berusaha menjadi ummu warobatul bait (ibu pengatur rumah tangga).

Calon suamiku.......
Siapa pun engkau, aku berusaha menerimamu baik dan buruknya. Aku yakin apa yang Allah pilihkan untukku itu adalah yang terbaik untukku. Bukankah Dia tidak akan pernah salah dalam memilihkan yang terbaik bagi hamba-hamba-Nya yang senantiasa memohon dan meminta pada-Nya.

Calon suamiku.......
Banyak sekali tugas yang akan kita emban setelah kita berumah tangga nanti. Mendidik dan menjaga anak-anak kita kelak serta keluarga kita untuk menjauh dari api neraka bukanlah tugas yang mudah untuk kita lalui. Dengan kerjasama antara kita, itu akan jauh lebih mudah untuk kita lalui.

Calon suamiku.......
Aku ingin rumah tanga seperti Rasulullah, keluarga yang menjadi tauladan bagi yang lain, yang menjadikan agama sebagai standar utama dalam kehidupan....mungkin ini terlalu muluk....tapi Insya Allah bisa jika kita berusaha untuk meninggikan kalimah-Nya dan demi tegaknya Syariah Islam secara kaffah melalui institusi yang diridhoi-Nya Daulah Khilafah Islamiyah. Kita akan berusaha berjuang bersama demi Islam dan demi tegaknya Khilafah.

Calon suamiku.......
Betapa mulia dan agungnya Islam itu, sehingga tidak patut bagi kita untuk mengingkari kalimah-Nya. Tiada kemuliaan tanpa Islam, Tak sempurna Islam tanpa Syariah, Tak kan tegak Syariah tanpa Daulah Khilafah Rasyidah.


Dari yang merindukanmu dan mencintaimu karena Allah swt


Taken from myquran..